Selasa, 06 November 2018

LUPAKAN VISIMU!!

Hampir lelah.. hampir jatuh diri ini.. bila separuh semangat tiada di sisi..

Begitulah bait pertama dalam lagu “Bukan Mudah” yang dinyanyikan oleh Nukilan (vokalis) dan Malique (rapper) asal Malaysia. Kebetulan lagu ini juga sudah dicover oleh Ibnu The Jenggot, rapper asal Bandung. Memang bait pertamanya sengaja saya ambil karena dirasa sesuai dengan tema yang akan saya tulis hehe..

Ini memang tentang motivasi. Tentang sebuah hal yang sering dicari-cari oleh mereka yang mendadak lunglai. Entah lunglai karena kehilangan ataupun linglung karena terhantam oleh kenyataan. Manakala semua terlihat seperti tiada arti, tiada emosi, tiada ambisi untuk meraih visi. Padahal visi tidak boleh dibuang. Visi harus terus dipegang. Karena jika hidup tanpa visi, lalu apa yang mau dilakukan selama hidup? Apa hanya berdiam sampai jiwa ini redup? Menghilang dalam tanah kubur yang tertutup?

Kalau dibilang menjaga motivasi itu sulit, maka itu benar sekali. 1000% benar sekali! Bahkan letak motivasi itu sendiri ada di qalbu (yang berbolak-balik) sehingga wajar bila kondisinya tidak bisa 100% stabil. Maka dari itu banyak dari kita yang bahkan berani membayar mahal untuk mendapatkannya kembali, meraihnya kembali untuk diserapkan lagi dalam dada agar muncul lagi energi untuk bergerak. Walaupun entah kapan suatu saat motivasi tersebut akan menguap kembali lalu kita rengkuh lagi begitu seterusnya. Andaikan kita punya sesuatu untuk membuatnya “tak mudah kabur” tentu akan sangat membantu. Banyak pilihan cara namun tak ada salahnya kita coba semuanya satu persatu. Banyak yang mengatakan salah satu caranya adalah memperkuat visi. Nah, di sini saya juga ingin membahas terkait visi tersebut sebagai tips. Hanya saja tipsnya bukan dalam bentuk memperkuat visi, namun justru hilangkan visimu.. hehe..

Kenapa harus dihilangkan visinya? Lebih tepatnya bukan dihilangkan sih, tapi sekedar alihkan pikiran dari visi tersebut. Berarti visinya masih ada? Iyalah.. mau hidup dengan cara apa kalau tidak punya visi? Tapi di sini yang saya tekankan adalah apabila visi itu ibarat garis finish dalam lomba lari dan kebetulan garis finishnya masih jauh, maka alangkah lebih baik kita berfokus alih-alih pada visi menjadi fokus pada “stamina” kita. Ya.. stamina.. stamina yang membuat kita terus kuat untuk berlari, terus bergerak melangkahkan kaki.

Mungkin saran ini bisa sangat membantu jika memang dibutuhkan. Namun andaikan dengan melihat visi/finish lebih menguatkan stamina maka itu berarti anda (atau kita) sangat luar biasa! Hehe.. apapun itu yang penting jangan sampai kehilangan visi kita. Karena siapapun yang tidak memiliki visi maka ia akan tersiksa dalam sebuah neraka dunia yang bernama KESESATAN.. waduhh..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar